Friday, November 09, 2018

Menulis bikin percaya diri



Hal yang saya rasakan sekarang adalah menulis kok bikin lebih pede ya?

Sudah lebih dari dua pekan saya kembali aktif menulis. Padahal kegiatan ini sudah saya tinggalkan sejak sepuluh tahun yang lalu. Karena kesibukan jadi semua yang pernah saya mulai terbengkalai.

Dulu saya aktif menulis di blog, banyak dari teman-teman blogger yang menyarankan saya untuk membukukan atau lebih tepatnya membuat novel dari tulisan saya yang ada di blog. Waktu itu masih belum terpikir sampai kesana karena saya menulis hanya sekedar menyalurkan hobi saja.

Tapi setelah di pikir-pikir mungkin saat nya saya sekarang membukukan tulisan saya yang ada di blog menjadi sebuah novel, di ajukan ke penerbit dan di cetak. Atau kalau belum bisa di terima penerbit ya cetak sendiri saja kemudian ajukan ISBN sendiri.

Saya pikir saya menulis untuk melanjutkan cerita saya yang tertidur selama sepuluh tahun, ternyata saya sekarang mempunyai ide baru untuk menuliskan cerita yang lain, mumpung masih ada kesempatan dan kemampuan untuk menulis.

Nah yang saya rasakan kok sekarang saya jadi lebih percaya diri ya setelah menulis ceita baru...

Saya rasa lebih percaya diri menatap kedepan, ehem ehem... hehehe...

SEMANGAT

Terus terang bahan tulisan saya adalah seorang cewek yang lumayan lagi naik daun di industri TV Indonesia sebagai pemain sinetron.

Videonya banyak bertebaran di internet sehingga saya tidak kesulitan untuk mendalami karakter cewek tersebut.

Nggka saya sebutkan disini ya... ntar saya kena copyright issue. Saya juga sebetulnya punya cita-cita untuk memberikan terlebih dahulu novel ini ke cewek tersebut sebelum mencetaknya.

Biar dikasih review dulu dan apabila di izinkan saya akan menyebut namanya dalam novel tersebut biar lebih seru.

Tapi saya sebutkan saja ya ciri-cirinya... Cewek minang, kalo dulu rambutnya suka di poni, kulit putih, langsing, wajahnya...wah ga tau deh gimana menceritakan kecantikan wajahnya, sering nongol di The Comment. Dah itu aja clue nya.

So segitu dulu tulisan saya hari ini.
I will be back.

Saturday, November 03, 2018

Tujuh hari yang lalu


Tujuh hari yang lalu kita masih berkumpul
Tujuh hari yang lalu kita masih bisa bercengkrama
Tujuh hari yang lalu kita masih bisa melepas rindu
Tujuh hari yang lalu semua keluh kesah tersampaikan
Tujuh hari yang lalu masih terdengar suara keceriaan
Tujuh hari yang lalu...

Tapi hari ini....
Air mata mengucur deras laksana hujan
Setiap mata sembab oleh kesedihan yang mendalam
Tangis kesedihan, tangis keharuan
Walaupun kita semua tahu kematian itu pasti
Kami masih tak percaya dengan semua ini

Ketika kami mengantarmu ke pembaringan abadi
Yang tersisa hanya segunduk tanah merah
Semua membisu, semua membatu
Hanya suara isak tangis yang terdengar

Apakah di setiap tujuh hari itu kita akan terus berkumpul?

Innalillahi Wainailaihi Rojiun

in memoriam
Komarawati binti R. Isak Jayakusuma
Wafat, Bogor 3 November 2018
 

Tuesday, October 30, 2018



Sudah lebih dari sepuluh tahun blog ini terbengkalai. Sejak saya membuatnya tahun 2006 praktis tidak ada lagi cerita original yang saya buat disini. Kalaupun ada semua hanya copas saja karena saya males menulis.

Hari ini saya punya motivasi untuk menulis lagi. Entah kenapa jadi terpikir untuk meneruskan kegiatan menulis ini yang sempat mati suri selama lebih dari 10 tahun. Padahal kalau dulu diiteruskan, waktu sepuluh tahun bisa membuat berapa novel ya...

Terus kenapa sekarang ingin nulis lagi? Kenapa ya...
Apakah saya sekarang punya perasaan seperti dulu lagi?
Perasaan seperti apa?
Perasaan kangen? Sayang? atau apa?

Saya sendiri juga nggak mengerti dengan motivasi saya sekarang. Apakah saya menuju puber kedua?

Terus terang 10 tahun yang lalu motivasi saya menulis karena ada seseorang yang sedang saya kejar. Wow kejar, kayak lari aja :D

So nantikan cerita-cerita saya selanjutnya di blog ini.

Mudah-mudahan blog ini bisa hidup lagi dan banyak yang baca.

Terimakasih sudah mampir.